Waktu Yang Kunikmati Bag. II

Kalau jargon pemerintah mengatakan 2 anak lebih baik kalau saya yah 2 anak lebih "itu" baik hehehe. Bukannya menentang program pemerintah tapi siapa juga yang menampik dikasih rezeki anak banyak.

Usia pernikahan saya dengan istri sudah hampir 8 tahun pas 26 Juni nanti dan dalam rentang waktu tersebut kami sudah dikaruniai 4 orang bidadari (semuanya pasti bilang wauuuwww hahaha), yah maklum karena anak ke-3 dan ke-4 adalah anak kembar.

Selisih usianya antara anak pertama dengan yang kedua pas 3 tahun dan dari yang kedua ke anak kembar selisihnya 3 tahun 2 bulan.

Punya 4 bidadari diusia pernikahan yang terhitung seumur jagung memang bisa dibilang riweuh, biaya gede itu sudah pasti tapi saya juga teringat salah satu temen satu mobil dinas sewaktu masih dinas di Tangerang pernah bilang ... "Rezeki itu sudah ada yang ngatur, tidak mungkin dikaruniai seorang anak jika rezeki kita tidak bertambah ...".

Jujur sewaktu istri belum hamil sempat kepikiran nanti mampu ga ngebiayain anak apalagi dengan penghasilan waktu itu yang terbatas, tapi Alhamdulillah ketika pertama lahir dan dengan tanggungan lain ternyata masih mampu membiayai kehidupan sehari-hari, begitupun dengan kelahiran anak ke-2 masih diberikan kemampuan walaupun harus sedikit extra. Nah disaat kelahiran sikembar yang nongol bukan was-was lagi tapi malah lebih optimis dalam mengarungi hidup yang sedang dan akan dijalani.

Jika dulu berpikir nanti gimana sekarang saya berpikir gimana nanti, karena anak adalah sebuah titipan Tuhan kepada umat-Nya dan tentunya dalam setiap titipan tersebut Allah SWT pasti menitipkan hal lainnya pula bisa dengan kesanggupan/kemampuan dalam berikhtiar mencari tambahan untuk keluarga. Cape memang kalau dirasakan tetapi kenikmatan yang didapat ternyata sebanding dengan kehadiran 4 bidadari tersebut.

Yang saya rasakan sekarang ini adalah menikmati waktu kebersamaan dengan ke-4 bidadari tersebut walau terkadang meminjam istilah orang tua dulu yaitu kaki jadi kepala dan kepala jadi kaki tapi semua itu demi masa depan mereka, mungkin terkadang iri dengan melihat orang lain yang lebih santai baik dalam bekerja dan mungkin faktor x yang lebih besar tetapi merasa beruntung anak-anak bisa melihat orang tuanya dalam menghidupi mereka, dalam mendapatkan sesuatu tidaklah dipetik dengan mudah tetapi segala sesuatunya didapat dengan kerja keras.

Yang jelas melihat kekasih hati (baca : istrinya omiyan hehehe) yang begitu menikmati kehadiran anak-anak dan selalu memberikan semangat terutama untuk selalu optimis atas apa yang tengah dijalani, sesungguhnya saya tengah menjadi orang yang paling beruntung dan begitu kaya karena sesuatunya datang dengan mudah walau harus didapat dengan kerja keras.

Jadi benar nikmatilah hidup percaya bahwa segala sesuatunya sudah ditentukan oleh Yang Kuasa.
Share this article :
 

+ komentar + 3 komentar

26 April 2013 00.49

Masya Allah bang...luar biasa, skrng aku dikaruniai sepasang anak, penginnya juga bisa nambah hehehe...Semoga diberikan kesabaran dan kemudahan dlm mendidik putri2 tercinta...Aamiin YRA #surga menanti, InsyaAllah

26 April 2013 00.53

wah, kembarrrr!
senengnya...
Rizki setiap org sdh diatur kok mas :D

26 April 2013 00.59

@Mas Anton, Alhamdulillah mas banyak anak emang asyik juga hehehe ayo nambah mas mumpung masih muda hehehe

@Mba Jiah, Alhamdulillah mba Rejekin saya udah kumplit ya 4 anak + 1 istri hehehe

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Lelaki'5 Perempuan - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger